0

Alat dan Bahan Laboratorium

Posted on 11 Mar 2013



            Aktivitas di laboratorium akan menyenangkan kalau kita tahu cara menggunakan peralatannya. Kami akan membahas sedikit tentang peralatan laboratorium. Tujuannya agar kita yang akan melakukan penelitian di laboratorium berjalan lancar. alat dan bahan juga akan dibahas.tips dan triks menjadi pintar pelajari aja, biar kamu bisa mendapatkan beasiswa..agar selamat sehat dll

Mikroskop

            Ditemukan oleh Antony Van Leeuwenhoek. Sangat sederhana dan hanya memiliki 1 lensa yaitu lensa okuler. Masa kini memiliki lensa okuler dan lensa objektif. Berdasarkan jumlah lensanya ada yang disebut mikroskop monokuler dan mikroskop binokuler. Berdasarkan sumber cahaya ada mikroskop cahaya (perbesaran hingga 1000x) dan mikroskop electron (perbesaran hingga 100.000x).
1. Bagian-bagian dan fungsi mikroskop cahaya


·         Tabung mikroskop untuk mengatur focus, bias dinaik turunkan.
·         Revolver untuk memilih lensa objektif yang akan digunakan.
·         Lensa objektif untuk memperbesar objek dan membentuk bayangan objek.
·         Lensa okuler untuk memperbesar gambar yang di bentuk lensa objektif
·         Tombol pengatur fokus kasar untuk memfokuskan bayangan objek secara cepat.
·         Tombol pengaturfokus halus untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat.
·         Lengan mikroskop sebagai pegangan saat mikroskop dipindahkan.
·         Meja preparat untuk meletakkan objek.
·         Penjepit objek untuk menjepit preparat agar stabil dan tidak geser.
·         Kondensor untuk mengatur intensitas cahaya dan diarahkan ke specimen.
·         Diafragma untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.
·         Cermin untuk mengarahkan cahaya. terdapat cermin datar dan cermin cekung.
·         Kaki mikroskop untuk membuat mikroskop berdiri diatas meja yang datar.

 2. Cara menggunakan mikroskop
1.      Peganglah lengan mikroskop dan pindahkan di tempat yang datar.
2.      Puta revolver sampai terdengar bunyi “klik”. Atur lensa objektif.
3.      Aturlah cermin untuk mendapatkan cahaya.
4.      putar diafragma untuk mendapatkan cahaya lebih banyak.
5.      Taruh preparat di meja preparat, objek ditengah, lalu jepitlah dengan penjepit objek.
6.      Lihat lensa okuler, putarlah tombol pengatur fokus halus hingga objek terlihat jelas.

3. Siapkan preparat
1.      letakkan spesimen diatas kaca objek dan tetesi specimen 1-2 tetes. Tutuplah dengan kaca penutup.

4. Membuat preparat tumbuhan
            Di pelajaran biologi yang sering diamati adalah tumbuhan, untuk mengetahui jaringan-jaringan pada tumbuhan. Ada 2 cara memotong yaitu melintang dan membujur.
·         Secara melintang. Irislah setipis mungkin batang dalam posisi melintang dengan silet atau cutter. Membuat irisan melintang pada daun dengan memotong menggunakan 2 silet, Rangkapkan 2 silet dan potonglah daun secara melintang.
·         Secara membujur. Irislah daun secara membujur di bagian bawah daun setipis mungkin, ambilah yang transparan.
Keselamatan Kerja
            Keselamatan kerja sangat penting dalam praktikum. Dalam pratikum kadang menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Dan Setelah praktikum peralatan dan bahan kimia dikembalikan di tempat semula.kiata akan mempelajari cara menggunakan beberapa alat dan bahan kimia serta simbol-simbol bahan  berbahaya. Lebih jelasnya sebagai berikut.
a.      Pembakar Spiritus : isi pembakaran dengan spiritus. Bersihkan tabung pembakar dengan spiritus. Bakar sumbunya dengan korek hingga api tampak biru. Jika memanaskan tabung reaksi gunakanlah penjepit kayu. Jika memanaskan air guanakan kaki tiga dan kawat kasa.
b.      Corong untuk penyaringan : lipatlah kertas saring 2 kali dan bentuklah seperti kerucut corong. Basahi kertas agar melekat pada corong. Gunakan pipa kaca untuk mengalirkan cairan ke dalam corong.
c.       Bahan kimia : gunakn spatula untuk mengambil bahan kimia. Jangan gunakan tangan. Bersihkan bahan kimia yang tercecer. Gunakan pipa kaca untuk menuangkan larutan.
Simbol-simbol bahan berbahaya.

PPPK di laboratorium
            Jika terjadi kecelakan di laboratorium. Perlu tindakan cepat dan benar. Hadapilah dengan tenang.

Jenis kecelakaan
Pertolongan pertama
Terkena asam klorida atau asam sulfat
Basuh bagian yang terkena dengan air mengalir, keringkan dengan tisu, balut dengan kainkasa.
Terkena benda panas
Basuh dengan air mengalir jangan digosok. Oleskan dengan krim luka bakar atau biarkan terkena udara.
Terluka
Luka berdarah balut dengan kain kasa. Jiak luka ringan oleskan dengan antiseptic dan balutlah.
Bahan kimia masuk ke dalam mulut
Muntahkan dengan segera. Kumur
Bahan kimia terkena mata
Basuh dengan air yang banyak. Teteskan obat mata.
Menghirup gas beracun
Cari ruang yang mempunyai udara segar dan hirup udara segar itu kuat-kuat.
Terkena setrum
Matikan saklar. Jangan sentuh orang yang tersetrum sebelum listrik mati. Pisahkan kabel denga orangnya dengan misalnya kayu atau plastic.


            Jika pertolongan pertama tidak membantu, bawalah segera ke dokter atau ke rumah sakit terdekat.
Tata tertib di laboratorium
·         Jangan masuk ke dalam lab tanpa didampingi guru.
·         Perikasan bangku dan meja yang kamu gunakan.
·         Periksa alat-alat praktikum sebelum menggunakan dan laporkan bila ada yang rusak.
·         Gunakan alat-alat praktikum yang bersih. Cucilah setelah digunakan, letakkan ditempat semula
·         Ikuti petunjuk guru ketika melakukan eksperimen.
·         Jangan membawa alat-alat dan bahan kimia keluar dari laboratorium.
·         Jangan membawa makanan dan minuman ke dalam laboratorium.
·         Laporkan ke guru jika ada kecelakaan
·         Tutuplah keran air dan matikan spiritus jika sudah tidak digunakan
·         Para siswa harus disiplin selama berada di dalam laboratorium.



By : Wisnu Wardhana  

Discussion

Leave a response

ada yang mau ditanyakan!

Search This Blog